Bahagia di Tengah Corona

Bahagia di tengah Corona?
Mungkinkah?

Saudaraku..
Apa yang menimpa kita saat ini, adalah ujian dari Allah Ta’ala. Wabah COVID-19 ini tidak hanya menimpa orang-orang yang beriman saja, melainkan menimpa siapapun termasuk orang kafir.

Ketahuilah..
Sesungguhnya, orang yang paling siap menghadapi COVID-19 adalah orang yang beriman. Mereka yakin bahwa wabah ini sudah ditakdirkan oleh Allah 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.

Mereka juga yakin bahwa ini semua adalah ujian dari Allah untuk mengangkat derajat serta menghapuskan dosa-dosa mereka. Bahkan jika pun mereka meninggal dalam keadaan sabar, maka pahala syahid sudah menantinya. Dengan wabah ini mereka yakin bahwa dunia itu sebentar dan kematian begitu dekat.

Orang-orang beriman berlomba-lomba dalam berinfaq fi sabilillah untuk meringankan saudara-saudaranya yang kesulitan. Dengan itu, bertambahlah kebahagiaan mereka.

Bahkan, seorang mukmin yang bertakwa kepada Allah pasti tetap tenang dan bahagia dengan ujian ini. Mereka akan dijauhkan oleh Allah dari rasa takut maupun sedih.

Allah Ta’ala berfirman:
أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih (hati). (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa. (QS. Yunus : 62-63)

Orang yang beriman sudah pasti bersabar, tenang, serta jauh dari gegana (gelisah, galau dan merana). Allah yang menjamin kebahagiaan dan ketenangan tersebut.

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita sebagai waliNya, yaitu orang yang beriman dan takwa kepada Nya, yang tidak akan pernah dihinggapi rasa takut maupun sedih, di manapun dan kapanpun. Aamiin.

Ditulis di Rumah Mertua Indah (sedang berkunjung dan menginap di rumah mertua)
2 Ramadhan 1441 H/ 25 April 2020

Oleh: Abu Ja’far Cecep Rahmat, Lc.

__Posted on
April 30, 2020
__Categories
Covid-19, Ramadhan

Leave a Reply